Olahraga Sebelum Tidur

Banyak berolahraga dapat membuat tidur lebih nyenyak. Alasannya, bukan hanya karena olahraga membuat lelah. Shawn Youngstedt,  Ph.D., peneliti dari University of California menganalisis 38 penelitian yang menyangkut hubungan antara olahraga dan tidur.

Berikut ini kesimpulannya.

– Panas yang dihasilkan tubuh ketika berolahraga membuat tidur menjadi lebih baik.

– Olahraga pada malam hari disinyalir akan memperbaiki kualitas tidur seseorang. Namun, ternyata hal itu tidak berlaku bagi segelintir orang. Ada baiknya mencoba-coba sendiri waktu olahraga sebelum kemudian menemukan waktu mana yang berefek lebih baik bagi tubuh.

– Lebih baik berlatih lebih lama, bukan lebih keras. Yang mempengaruhi nyenyak atau tidaknya tidur seseorang adalah lamanya berolahraga, bukan berat atau jenis latihannya. Cobalah berolahraga ringan seperti senam lantai, bersepeda statis, berenang, atau jalan kaki di atas tradmill selama 30 – 40 menit.

– Cahaya membuat tidur lebih nyenyak. Penelitian yang dilakukan pada  sekelompok penderita insomnia menunjukkan adanya korelasi antara olahraga, keterpaparan terhadap sinar matahari, dan waktu tidur. Kelompok yang berolahraga di sore hari dan rutin berjemur di pagi hari mengalami pertambahan waktu tidur sebanyak 1 jam.

– Agar terhindar dari penyakit ‘susah tidur’, hindari minuman yang mengandung alkohol dan kafein, apalagi jika diminum mendekati waktu tidur.

[vivanews]

>>> taken from: http://kosmo.vivanews.com/news/read/55157-ingin_tidur_nyenyak__olahraga_sebelum_tidur_

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s